Casemiro telah mengungkapkan keputusan finalnya terkait masa depannya di Manchester United. Gelandang asal Brasil tersebut mengonfirmasi akan meninggalkan Old Trafford saat kontraknya berakhir di penghujung musim ini, mengakhiri perjalanan empat tahunnya bersama klub.

Pihak MU telah memberikan konfirmasi bahwa Casemiro tidak akan melanjutkan kariernya di klub. Meskipun kontraknya memiliki opsi perpanjangan satu tahun, manajemen memutuskan untuk tidak menggunakan opsi tersebut.

Bergabung dari Real Madrid pada Agustus 2022 dengan nilai transfer 70 juta paun, Casemiro langsung memberikan kontribusi besar bagi tim.

Di musim perdananya, dia berhasil membantu MU menjuarai Carabao Cup dan kemudian berkontribusi dalam kesuksesan tim meraih Piala FA di musim berikutnya.

Di usianya yang kini menginjak 33 tahun, Casemiro telah tampil sebanyak 146 kali di berbagai kompetisi bersama MU, termasuk 21 pertandingan yang dia jalani sepanjang musim ini.

Fokus pada Sisa Musim

Dalam pernyataan penuh emosi, Casemiro menegaskan bahwa hubungannya dengan MU akan selalu terjalin selamanya.

"Manchester United akan selalu ada dalam hati saya sepanjang hidup," ungkap Casemiro.

"Sejak pertama kali menginjakkan kaki di stadion yang megah ini, saya bisa merasakan semangat Old Trafford dan cinta yang kini saya bagikan dengan para suporter untuk klub spesial ini."

Meski kepastian kepergiannya sudah diumumkan, Casemiro menekankan bahwa fokusnya masih sepenuhnya tertuju pada sisa musim yang ada.

"Ini bukan waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal; masih banyak kenangan yang bisa kita ciptakan dalam empat bulan ke depan," tuturnya.

"Masih banyak hal yang harus kita perjuangkan bersama. Fokus saya tetap sama seperti biasa, memberikan segalanya untuk membantu klub meraih kesuksesan," tambahnya.

Mengesankan Lalu Menurun

Performa Casemiro mengalami penurunan setelah awal karier yang cemerlang di Old Trafford. Di bawah kepemimpinan Erik ten Hag, posisinya dalam tim mulai tergantikan, situasi yang semakin diperparah setelah kedatangan Ruben Amorim yang membuat perannya semakin terpinggirkan.

Namanya bahkan menjadi sorotan salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, pada tahun sebelumnya.

Kala itu, Ratcliffe mengindikasikan adanya beberapa pemain di skuad MU yang dinilai kurang berkualitas namun menerima bayaran terlalu tinggi, dengan Casemiro termasuk dalam lima nama yang disebutkan.

Selama periode transfer musim panas yang lalu, Casemiro hampir meninggalkan klub di tengah ketertarikan dari berbagai klub Arab Saudi. Namun, ia memutuskan untuk bertahan di Old Trafford dan perlahan mulai mendapatkan kembali tempatnya di bawah arahan Amorim.

Ia juga dipercaya sebagai starter dalam pertandingan perdana Michael Carrick sebagai pelatih sementara, menghadapi Manchester City akhir pekan lalu.

Buka Lembaran Baru

Menjelaskan keputusannya untuk hengkang dari MU, Casemiro menyatakan kesiapannya memulai babak baru dalam kariernya.

"Ini adalah momen yang sangat spesial dan MU akan selalu ada dalam hati saya seumur hidup," ungkap Casemiro melalui video resmi yang dirilis Manchester United.

"Saya dan keluarga akan selamanya menjadi pendukung Manchester United."

Ia juga menegaskan identitas yang telah melekat selama berkarier di Inggris.

"Di Inggris, saya berdarah merah, saya Manchester United sampai mati. Yang ingin saya sampaikan hanyalah: terima kasih untuk segalanya," tuturnya.

"Ini bukanlah perpisahan, melainkan awal baru dalam perjalanan hidup saya. Saya akan selalu bersama Manchester United."

Casemiro menutup pesannya dengan ucapan terima kasih khusus kepada para pendukung Setan Merah.

"Terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membuat periode ini begitu istimewa dalam hidup saya, terutama para suporter. Saya tidak akan pernah melupakan nyanyian untuk saya! Terima kasih banyak."