Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, menghadapi pertandingan istimewa bersama klubnya, Borussia Monchengladbach, saat menjamu St. Pauli pada laga pekan ke-26 Bundesliga 2025/2026. Die Fohlen menang dengan skor 2-0 di Borussia Park, Sabtu (14/3/2026) pagi WIB.

Pertandingan itu akan menjadi momen berharga bagi Kevin Diks, karena ia ditunjuk sebagai kapten tim meskipun hanya untuk beberapa waktu, dan ini merupakan kesempatan pertama kalinya sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada musim panas yang lalu.

Bermain di rumah sendiri, Borussia Monchengladbach berhasil meraih keunggulan setelah setengah jam pertandingan. Kevin Stoger berhasil menjaringkan gol ke gawang St. Pauli lewat tendangan bebas yang indah pada menit ke-37.

Franck Honorat menambah keunggulan Borussia Monchengladbach di babak kedua. Pada menit ke-62, Honorat mencetak gol ke gawang St. Pauli setelah menerima umpan dari Joseph Scally. Borussia Monchengladbach berhasil mencetak dua gol tanpa kebobolan.

Jadi Kapten 8 Menit

Kemenangan ini membawa Monchengladbach dengan aman ke posisi ke-12 dengan 28 poin. Di sisi lain, tim Eugen Polanski menderita kekalahan 1-4 dari Bayern Munchen di laga sebelumnya.

Sementara itu, ban kapten perlahan-lahan mulai akrab dengan Kevin Diks. Sebelum datang ke Monchengladbach, pemain berumur 29 tahun ini juga sempat beberapa kali menjabat sebagai kapten tim saat bermain untuk FC Copenhagen.

Di Gladbach, Kevin Diks menjadi kapten mulai menit ke-87 dalam pertandingan melawan St. Pauli. Pada awalnya, ban kapten Gladbach diberikan kepada pemain belakang Nico Elvedi. Setelah Elvedi ditarik keluar dan digantikan oleh Fabio Chiarodia, ban kapten diserahkan kepada Diks.

Sebenarnya, kapten utama Monchengladbach adalah Rocco Reitz yang sejatinya merupakan kapten tim. Akan tetapi, Rocco Reitz tidak bisa bermain melawan St. Pauli karena mendapatkan kartu merah di pertandingan sebelumnya.

Kevin Diks menjabat sebagai kapten tim selama delapan menit. Dimulai dari menit ke-87 ditambah lima menit di waktu tambahan. Kini Diks menjadi pilihan menarik bagi pelatih Eugen Polanski untuk posisi sebagai wakil kapten di Borussia Monchengladbach.

"Ketika yang krusial bagi tim." "Thank you all for the amazing atmosphere," Kevin Diks said in his latest post on Instagram @kevindiks2.

Pujian dari Die Fohlen

Kevin Diks kembali menjadi starter untuk Monchengladbach saat menghadapi St. Pauli kemarin, bahkan dipercaya sebagai kapten. Ia mengumpulkan kekuatan di inti pertahanan bersama Nico Elvedi dan Philipp Sander.

Dalam 90 penampilannya di lapangan, Kevin Diks meraih rating yang cukup baik, yaitu 7,5 menurut Fotmob. Ia mencatat 80 kali menyentuh bola, 9 kali melakukan aksi bertahan.

Akurasi umpan mencapai 83 persen, diikuti dengan tiga kali memberikan bola ke area pertahanan lawan. Selain itu, Diks melakukan satu tekel, satu blok, lima sapuan, dua intersep, dan lima kali pemulihan.

Pemain yang berusia 29 tahun ini berhasil meraih kemenangan dalam dua duel udara. Perannya sangat penting, setidaknya menjaga gawang Monchengladbach agar tidak kebobolan.

"Debut larangan kapten di sisa pertandingan kemarin." "Hebat, Kevin," tulis Borussia Monchengladbach dalam postingan resmi mereka di Instagram.

Laga Penting sebelum Gabung Timnas Indonesia

Kevin Diks telah menjadi pemain kunci di Monchengladbach sejak awal musim ini. Diks jarang sekali tidak bermain, kecuali saat mengalami cedera atau saat akumulasi kartu.

Kevin Diks sudah tampil dalam 23 pertandingan bersama Die Fohlen, dengan 22 di antaranya sebagai pemain utama. Dari total tersebut, pemain yang berumur 29 tahun itu berhasil mencetak empat gol meski semuanya melalui tendangan penalti.

Borussia Monchengladbach juga meraih 10 clean sheet saat diperkuat oleh Kevin Diks. Selanjutnya, Diks akan kembali diandalkan Gladbach saat bertandang ke markas FC Koln, Sabtu (21/3/2026).

Ini akan menjadi pertandingan penting bagi Diks, sebelum kembali ke Indonesia untuk mendukung tim Garuda dalam menghadapi FIFA Series 2026.

Timnas Indonesia direncanakan bertanding melawan St. Kitts and Nevis pada 27 Maret, disusul melawan Bulgaria atau Kepulauan Solomon.