Paulo Ricardo Datang, Persija Tampilkan Pesan Kuat di Babak Kedua Super League
Persija Jakarta memasuki babak kedua Super League 2025/2026 dengan tekad yang membara, bertekad untuk menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam kompetisi. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini bergerak cepat memperkokoh struktur tim, terutama di lini pertahanan mereka.
Langkah strategis ini diwujudkan dengan mendatangkan Paulo Ricardo, bek tangguh asal Brasil yang hadir dengan reputasi gemilang di berbagai benua. Kehadirannya bukan sekadar menambah kekuatan skuad, tetapi juga membawa sosok kepemimpinan yang sangat dibutuhkan Persija dalam perjalanan meraih prestasi.
Memasuki usia 31 tahun, Paulo telah menjadi nama yang disegani di kancah sepak bola internasional. Perjalanan kariernya mencakup pengalaman berharga di Amerika Selatan, Eropa, dan Timur Tengah, sebelum akhirnya memilih Jakarta sebagai tempat untuk menulis babak baru dalam kariernya.
Bagi Persija, transfer ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar mengisi kekosongan posisi. Paulo diproyeksikan menjadi sosok kunci yang mampu memberikan ketenangan di lini belakang sambil menularkan standar profesionalisme tinggi kepada rekan-rekan setimnya.
Pertemuan antara ambisi klub dan pengalaman sang pemain kini menciptakan harapan besar bahwa paruh kedua musim ini akan menjadi momentum kebangkitan Macan Kemayoran.
Perjalanan Panjang dari Brasil hingga Eropa
Lahir di Laguna, Brasil, pada 13 Juli 1994, Paulo Ricardo mengawali kariernya melalui proses pembentukan yang panjang. Karier profesionalnya dimulai bersama Santos FC dari 2015 hingga 2017, klub legendaris yang telah melahirkan banyak talenta Brasil.
Petualangannya berlanjut ke Eropa bersama FC Sion di Swiss pada 2016 hingga 2020. Selama berkarier di benua biru, Paulo sempat dipinjamkan kembali ke Brasil, memperkuat Fluminense dan Goiás untuk menambah pengalaman bertanding.
Setelahnya, ia membela Figueirense FC sebelum menemukan momentum positif di Eropa Utara bersama Kuopion Palloseura, Finlandia. Di KuPS, Paulo berkembang menjadi bek andalan dan mulai merasakan atmosfer kompetisi antarklub Eropa.
Pengalaman lintas budaya Paulo semakin diperkaya ketika ia memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kariernya ke Timur Tengah. Ia bergabung dengan Al-Hazem di Liga Pro Saudi Arabia dan kemudian memperkuat Al Orooba di Liga Uni Emirat Arab, sebelum akhirnya kembali ke KuPS untuk musim 2025/2026.
Pengalaman Eropa Sebagai Modal Utama
Musim terakhirnya bersama Kuopion Palloseura menjadi periode yang sangat berharga dalam perjalanan karier Paulo. Selain berkiprah di kompetisi domestik, ia juga mendapat kesempatan merasakan ketatnya persaingan di level Eropa.
Paulo mencatatkan penampilan di babak kualifikasi UEFA Europa League dan empat pertandingan di UEFA Europa Conference League. Pengalaman berharga ini semakin membuktikan kapasitasnya sebagai bek tangguh dengan mentalitas juara di level internasional.
Kini, semua pengalaman tersebut dibawanya ke Jakarta dengan satu misi utama: memperkuat pertahanan Persija dan membantu tim dalam perburuan gelar juara.
Target Juara dan Peran Vital di Lini Belakang
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyambut kedatangan Paulo dengan penuh optimisme.
"Paulo Ricardo membawa pengalaman yang sangat kaya. Kami yakin kehadirannya akan memberikan dimensi baru bagi lini pertahanan Persija, tidak hanya dari segi teknis, tetapi juga dalam hal mental dan kedewasaan bermain. Kami memberikan mandat yang jelas kepadanya untuk membantu Persija meraih trofi di akhir musim ini," ujar Prapanca.
Paulo juga menunjukkan antusiasme serupa. Ia memandang Persija sebagai tantangan menarik dalam kariernya.
"Bergabung dengan Persija merupakan tantangan baru yang menarik. Negara berbeda, budaya berbeda, dan sepak bola yang mungkin berbeda namun berkembang pesat. Saya selalu menyambut baik tantangan baru untuk menguji kemampuan diri," tutur Paulo.
Selaras dengan Visi Klub
Ambisi pribadi Paulo sejalan dengan target klub.
"Target utama tentu menjadi juara. Saya akan memberikan segalanya di lapangan untuk mencapai tujuan itu," tegasnya.
Paulo juga menekankan kesiapannya untuk bersaing secara sportif demi posisi utama, sambil menunjukkan karakter permainan andalannya.
"Saya memiliki kemampuan membaca permainan yang baik. Saya selalu berusaha menganalisis situasi untuk melakukan tekel dan intervensi di momen yang tepat. Kemampuan membaca pergerakan penyerang dan bola adalah kekuatan utama saya dalam bermain," jelasnya.
Dengan pengalaman panjang dan mentalitas juara yang dimilikinya, Paulo Ricardo kini menjadi simbol komitmen Persija. Paruh kedua Super League menjadi momentum pembuktian, bukan hanya bagi sang bek, tetapi juga bagi ambisi besar Macan Kemayoran.