Persib Bandung kembali menunjukkan tajinya untuk mencatatkan prestasi bersejarah. Setelah berhasil meraih gelar juara dua musim berturut-turut, Maung Bandung diprediksi memiliki fondasi kuat untuk kembali menjadi yang terbaik di BRI Super League musim ini.

Tidak hanya di kompetisi domestik, performa Persib di level Asia juga menunjukkan prospek cerah. Keberhasilan menembus Babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/2026 membuka peluang besar bagi Pangeran Biru untuk unjuk gigi lebih jauh di kancah internasional.

Optimisme ini disuarakan oleh sosok yang sangat familiar di kalangan Bobotoh, Dejan Antonic. Mantan pelatih Persib tersebut menilai kekuatan skuad asuhan Bojan Hodak saat ini berada di level yang sangat kompetitif, baik dari aspek kualitas individu maupun kematangan tim secara kolektif.

Dejan bahkan menegaskan Persib sebagai tim dengan materi terlengkap di Liga Indonesia saat ini, sebuah modal berharga untuk mempertahankan konsistensi hingga akhir musim sekaligus membidik gelar juara ketiga secara beruntun.

Materi Terbaik, Persib Diunggulkan Pertahankan Gelar

Dengan koleksi 38 poin dan status pemuncak klasemen hingga pekan ke-17, Persib berada dalam posisi ideal untuk melanjutkan dominasinya. Konsistensi menjadi kunci utama agar peluang hat-trick gelar tetap terbuka lebar.

"Untuk Liga Indonesia, saya menilai materi pemain dan kualitas Persib paling menjanjikan. Peluang untuk kembali juara saya rasa sangat besar," ungkap Dejan Antonic melalui kanal YouTube Bicara Bola.

Menurut pelatih asal Serbia ini, kedalaman skuad Persib saat ini membuat mereka lebih siap dibanding kompetitor lainnya. Jika mampu menjaga stabilitas performa, Maung Bandung dinilai sangat sulit dihentikan dalam perburuan gelar juara.

Tantangan Asia dan Realitas Kekuatan Timur Tengah

Meski optimistis di level domestik, Dejan Antonic mengingatkan bahwa tantangan di AFC Champions League Two tidak bisa diremehkan. Babak 16 besar menjadi fase krusial yang membutuhkan fokus dan persiapan maksimal.

"Untuk AFC Champions League, menembus 16 besar merupakan tantangan tersendiri. Pada level ini mungkin masih bisa bertahan satu putaran, namun ketika mencapai perempat final, tim akan berhadapan dengan raksasa-raksasa Asia, terutama dari kawasan Arab," jelasnya.

Dia menggarisbawahi kekuatan klub-klub Timur Tengah yang kini diperkuat oleh bintang-bintang sepak bola dunia. Meski demikian, Dejan menekankan bahwa Persib tetap memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh.

"Liga Arab sekarang dipenuhi pemain-pemain kaliber dunia. Namun kita harus tetap yakin ada peluang. Begitulah sepak bola, terkadang permainan buruk bisa menghasilkan kemenangan, sebaliknya permainan bagus bisa berujung kekalahan. Peluang selalu ada," ujarnya.

Bojan Hodak dan Dukungan Penuh Bobotoh

Dalam pandangan Dejan Antonic, kesuksesan Persib tidak terlepas dari kepiawaian Bojan Hodak. Keduanya memiliki hubungan personal yang erat, mengingat telah menjalin persahabatan hampir dua dekade.

"Saya dan Bojan sudah bersahabat nyaris 20 tahun. Dulu dia berkarier di Malaysia, sementara saya di Arema IPL. Dia melatih Kelantan, saya di Indonesia. Kami sangat dekat," kenangnya.

Dejan menilai Bojan Hodak telah membawa banyak perubahan positif di Persib, mulai dari peningkatan kualitas pemain hingga pembentukan mentalitas juara.

"Bojan telah melakukan transformasi besar di Persib. Kualitas pemain saat ini luar biasa dan sangat menjanjikan. Kita harus mengapresiasi pencapaiannya membawa tim meraih dua gelar juara dan kini menembus 16 besar Asia," tuturnya.

Menurut Dejan, dukungan manajemen dan Bobotoh menjadi faktor kunci di balik konsistensi Persib. "Dia mendapat dukungan penuh dari manajemen dan Bobotoh. Itulah kunci terpenting dalam persepakbolaan Indonesia saat ini," tutupnya.