Rio Ferdinand akhirnya memberikan tanggapan terkait kontroversi yang melibatkan bek Manchester United, Lisandro Martinez, dengan dua legenda klub, Paul Scholes dan Nicky Butt.

Mantan kapten Setan Merah tersebut membuka isi diskusinya dengan Martinez di tengah perdebatan yang memanas pasca Derby Manchester.

Polemik ini bermula setelah MU meraih kemenangan telak 2-0 atas Manchester City di Old Trafford. Seusai pertandingan, Martinez langsung merespons kritikan Scholes dan Butt yang sebelumnya dilontarkan dalam podcast "Good, Bad and Football".

Dalam podcast tersebut, Butt membandingkan duel Martinez melawan striker Man City, Erling Haaland, akan "seperti melihat orang dewasa berlari dengan anak kecil di sekolah".

Scholes pun menambahkan dengan nada meremehkan, "Dia akan mencetak gol dan melemparkannya ke dalam gawang".

Emosi Martinez Meledak

Komentar tersebut justru bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan. Martinez tampil sangat dominan dan menjadi benteng kokoh pertahanan MU.

Haaland benar-benar kesulitan, hanya mencatatkan 15 sentuhan selama pertandingan sebelum akhirnya digantikan pemain muda, Divine Mukasa, pada babak kedua.

Setelah laga usai, Martinez tidak bisa menahan emosinya. Bek asal Argentina itu secara tegas menantang Scholes untuk bertemu langsung.

"Sejujurnya, dia bisa mengatakan apa saja yang dia mau," ujar Martinez.

"Saya sudah sampaikan ke dia, kalau ingin bicara sesuatu kepada saya, dia bisa datang ke mana saja. Ke rumah saya, ke mana pun. Saya tidak peduli."

"Saya sangat menghargai ketika orang ingin membantu klub dengan memberikan komentar di televisi. Namun, yang saya sayangkan adalah ketika bertemu langsung secara tatap muka, tidak ada yang berani mengutarakan pendapatnya secara langsung kepada saya."

Respons Scholes

Dalam episode terbaru podcast yang sama bersama Butt dan Paddy McGuinness, Scholes memberikan tanggapannya.

Meski mengakui penampilan impresif Martinez di pertandingan derby, Scholes mengungkapkan bahwa sebenarnya dia dan Martinez telah "berinteraksi cukup lama melalui pesan langsung di Instagram".

Scholes menjelaskan bahwa Martinez mempermasalahkan salah satu komentarnya dan menyatakan telah kehilangan seluruh rasa hormat kepada mantan gelandang timnas Inggris tersebut.

Pria berusia 51 tahun itu mengklaim sudah memberikan nomor ponselnya kepada Martinez, tetapi tidak pernah mendapatkan respons balik.

Sementara itu, Martinez ternyata menjalin komunikasi yang baik dengan legenda MU lainnya, Rio Ferdinand. Ferdinand mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah menerima undangan dari Martinez dan hubungan mereka berjalan dengan sangat positif.

Ferdinand menegaskan bahwa Martinez adalah sosok yang tulus dan pernyataannya telah disalahartikan oleh banyak pihak.

Penjelasan Ferdinand

Ferdinand menceritakan bahwa dia sempat berbincang sejenak dengan Martinez usai kemenangan pada Sabtu malam WIB tersebut. Dalam perbincangan itu, Martinez menekankan bahwa MU harus terus melangkah maju dan mempertahankan momentum positif.

"Saya telah beberapa kali berbicara dengan Martinez, baik secara online maupun tatap muka. Dia adalah sosok yang hanya fokus untuk tampil maksimal, meraih kemenangan, dan mengembalikan standar Manchester United seperti era kejayaan," ungkap Ferdinand dalam podcast "Rio Presents".

Ferdinand juga menekankan kualitas Martinez sebagai pemain berkaliber internasional.

"Kita berbicara tentang seorang juara Piala Dunia di sini. Dia paham betul cara meraih kemenangan. Dalam diskusi kami seusai pertandingan, dia menyampaikan dengan jelas bahwa tim memiliki standar tinggi sekarang dan harus menjaga momentum. Yang ingin saya tekankan, jika Anda hendak berkomentar tentang seseorang, pastikan Anda berani mengatakannya langsung di hadapan orang tersebut. Itu baru fair play," jelasnya.

Manajemen MU dilaporkan tidak puas dengan pernyataan Scholes dan Butt. Mereka menilai komentar tersebut lebih mengarah pada ejekan daripada kritik konstruktif.

Scholes mengakui bahwa komentar mereka seharusnya disampaikan dengan lebih bijak, namun menegaskan bahwa saat itu mereka hanya bercanda.